Ditta Lambada Langganan Podium, Jadi "Fontanesi" Made in Salatiga

Ditta Lambada Langganan Podium, Ingin Jadi "Fontanesi" Made in Salatiga
Ditta Lambada
Salatiga. Salah satu kota terindah di Indonesia yaitu Kota Salatiga, telah melahirkan para pembalap - pembalap grasstrack yang bisa dibilang berprestasi, salah satunya adalah Ditta Lambada. Pembalap grasstrack wanita yang namanya cukup sering muncul di kejuaraan grasstrack Jawa Tengah ini telah menjadi srikandinya grasstrack Jawa Tengah. Sekitar 19 trofi podium setahun terakhir (data 2016-2017 Mei) sudah berhasil di bawa pulang ke Salatiga, 14 kali juara 1, 2 kali juara 5, dan sisanya 1 trofi untuk juara 2, 3, dan 4.

Lady Crosser yang bernama asli Ditta Aditya Febriani ini lahir 12 Februari 1996 di Salatiga. Mengawali balapan di kelas minimoto pada tahun 2008. Bukan waktu yang sebentar rupanya untuk meraih prestasi sampai sekarang. Tahun ini Ditta Lambada mengikuti kejuaraan Grasstrack Nasional dibawah bendera HMN - JMB - WS45 - Navaro - Lambada Hura-Hura dengan mengendarai Kawasaki KLX. Wanita yang juga mengidolakan Kiara Fontanesi (Pembalap MXGP) ini memang sudah hobi olahraga. Selain di dunia balap, Ditta yang masih kuliah juga sering bermain bola voli di sela mengelola usaha karaoke Lambada Hura - Hura miliknya.
Ditta Lambada in Gedong Songo
Ditta Lambada, balap di Gedong Songo

Tahun 2017 ini Ditta Lambada masih mengincar juara nasional grastrack untuk kelas FFA Wanita. Walaupun sudah disebut-sebut bakal jadi juaranya kelas srikandi, wanita satu ini tidak menganggapnya enteng. "Target juara nasional kelas FFA Wanita. Optimis juara tapi ya tidak trus terlena, banyak pembalap-pembalap wanita sekarang yang juga hebat-hebat semua, jadi semakin bersemangat dan tetap menjaga konsistensi podium. Bertahan di depan itu lebih sulit daripada mengejar hehe" ungkap wanita bertubuh jangkung hitam manis ini.
Ditta Lambada balap di Gunung Kidul
Ditta Lambada kendarai bebek standart
Sempat tim redaksi menanyakan kenapa tidak mengikuti kelas bebek standart, ternyata Ditta Lambada juga mengingikan hal itu. "Pengen sih ikut bebek standart, motornya yang gak ada hehe..kemarin di Gunung Kidul nyobain balap pake bebek standart, awalnya butuh adaptasi karena gak terbiasa. Tapi asik, jadi pengen naik bebek standart terus hehe" jawab Ditta Lambada. Dan di event balap Gunung Kidul kemarin walaupun pake bebek standart, Ditta tetap saja bisa juara 1. Sungguh istimewa sekali ... semoga cepet dapet motor bebek goreng ya Dit... "Oke mas, kapan-kapan mampir karaoke ditempatku haha" sahut Ditta Lambada namanyaaa...
Penulis : Ramasubyan • Foto : RSS Gallery

No comments

RSS GALLERY 2016. Powered by Blogger.